Rabu, 13 Juni 2012

TULISAN KE 10 Stay Positive and Be Optimist

Apa pun yang tejadi dalam kehidupan anda, tetaplah bepikir positif dan optimis. Anda mungkin dikecewakan orang lain, situasi ekonomi anda mungkin sedang sulit anda mungkin berkali-kali ditolak oleh klien atau pelanggan anda. Maka anda perlu mengaktifkan energi positif dan optimis dalam pikiran anda. Jangan pernah kehilangan harapan. Kegagalan, penolakan, serta tekanan merupakan bagian dari proses hidup. Mereka yang mampu melewatinya dan bangkit kembalilah yang akan berhasil. Mereka yang terlena dan tidak mau bangkit dari semua hal tersebut akan makin dekat dengan kegagalan. Always see the bright side.

Tulisan KE 9 JOIN TABLE


1. Pengertian Join
Untuk mendapatkan data dari dua atau lebih tabel, maka table-tabel tersebut harus dihubungkan terlebih dahulu, atau yang biasa disebut dengan JOIN.
Bentuk umum JOIN :
SELECT table1.column, table2.column FROM tabel1, tabel2
WHERE tabel1.column=table2.column;
2. Cartesian Product
Cartesian product dibentuk pada saat :
1. Kondisi join diabaikan
2. Kondisi join tidak valid
3. Semua baris dalam table pertama dijoinkan ke semua baris dalam table kedua.
3. Beberapa tipe utama join, yaitu :
a). Equijoin
Misalnya table EMP memiliki primary key empno, dan memiliki foreign key deptno
dimana deptno ini merupakan primary key dari table yang lain yaitu table DEPT.
Relasi antara EMP dengan DEPT disebut equi-join.
Menambahkan Kondisi Pencarian dengan Operator AND
Operator logika (AND, OR, NOT) bisa digunakan pada kondisi pencarian yang ada pada klausa WHERE. Penggunaan Tabel Alias
Query dapat disederhanakan dengan penggunaan table alias.
Contoh query berikut:                                                                                   
            SELECT emp.empno, emp.ename, emp.deptno, dept.loc
           FROM emp, dept
           WHERE emp.deptno=dept.deptno;
 Dengan menggunakan table alias akan diubah seperti berikut :
             SELECT e.empno, e.ename, e.deptno, d.loc
             FROM emp e, dept d
             WHERE e.deptno=d.deptno;
b) Non-equijoin
Relasi antara dua table disebut non-equijoin jika kolom pada table pertama berkorespondensi langsung dengan kolom pada table kedua. Misalnya table EMP terdiri dari kolom empno, ename, sal. Dan table SALGRADE terdiri dari kolom grade, losal, hisal. Maka kolom sal pada table EMP berkorespondensi langsung dengan losal dan hisal pada table SALGRADE yang nantinya akan memberikan suatu nilai grade yang bersesuaian.
c) Outer Join
Jika terdapat baris yang tidak memenuhi kondisi join, dan akan ditampilkan pada hasil query, maka digunakan outer join. Misalnya pada hasil query berikut, department ‘OPERATIONS’ tidak ditampilkan karena tidak memenuhi kondisi join yang disebutkan. Outer join dapat digunakan dengan menggunakan tanda plus (+). Jika akan ditampilkan kolom pada table department (DEPT) yang tidak bersesuaian dengan semua kolom yang ada pada table pegawai (EMP), digunakan query dengan outer join.
d) Self Join
Seringkali sebuah table perlu dijoin-kan dengan table itu sendiri. Misal pada saat mencari manager dari seorang pegawai maka table pegawai di-joinkan dengan table pegawai untuk mendapatkan nomer pegawai manager dan namanya.
4. Dalam penggabungan dari beberapa tabel join ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain :
a) Setiap kolom disebutkan dengan bentuk.
b) Tabel-tabel yang dilibatkan dalam queri perlu disebutkan dalam Klausa FORM dengan antar tabel dipisah oleh koma.
c) Kondisi dalam WHERE menetukan macam join yang terbentuk.
5. Macam-macam bentuk Penggabungan (Join)
a. CROSS JOIN
Cross Join merupakan bentuk penggabungan yang paling sederhana, tanpa ada kondisi.
Bentuk Umum : SELECT field1,field2 FROM Tabel1 CROSS JOIN tabel2;
b. INNER JOIN
Hampir sama dengan cross join tetapi diikuti dengan kondisi.
Inner join berfungsi sebagai pemetaan relasi one-to-one (satu ke satu), yaitu dimana hanya satu record tabel A yang sama dengan satu record tabel B, dan hanya satu record tabel B yang sama dengan satu record tabel A.
Bentuk Umum : SELECT Field FROM tabel1 INNER JOIN tabel 2 ON kondisi;
c. STRAIGHT JOIN
Straight Join identik dengan inner join tetapi tidak mengenal klausa where.
Bentuk Umum : SELECT field FROM Tabel1 SATRIGHT JOIN tabel2;
d. LEFT (OUTER) JOIN
Left (outer) join berfungsi sebagai pemetaan relasi many-to-one (banyak ke satu), yaitu dimana beberapa record tabel A yang sama dengan satu record tabel B. Di sini kita akan menampilkan tabel disebelah kanannya (dalam hal ini tabel nilai) dengan NULL jika tidak terdapat hubungan antara tabel disebelah kiri (dalam hal ini tabel siswa).
Bentuk Umum : SELECT field FROM tabel1 LEFT JOIN tabel2 ON kondisi;
e. RIGHT/OUTER JOIN
Kebalikan dari LEFT JOIN, jika idak menemukan hubungan dengan tabel disebelah kiri maka akan ditampilkan NULL.
Right outer join berfungsi sebagai pemetaan relasi one-to-many (satu ke banyak), yaitu dimana hanya satu record tabel A yang sama dengan beberapa record tabel B.
Bentuk Umum : SELECT field FROM tabel1 RIGHT JOIN tabel2 ON kondisi;
e. FULL OOUTER JOIN
Full Outer join berfungsi sebagai pemetaan relasi many-to-many (banyak ke banyak), yaitu dimana beberapa record tabel A yang sama dengan satu record tabel B, dan beberapa record tabel B yang sama dengan satu record tabel A.

Tulisan ke 8 Masa SMA

      Banyak yang bilang masa SMA adalah masa termanis sepanjang hidup. Tidak terasa 3 tahun sudah aku menempuh masa SMAku bersama teman-temaku. Teman yang menjengkelkan, teman yang sangat nakal, teman yang baik, teman yang sholeh, teman yang angkuh dan arogan, dan banyak lagi macamnya. Hahahaa lucu ya, ternyata manusia banyak macamnya.
Tapi seburuk-buruknya mereka, mereka tetap punya hati dan perasaan. Masa SMA adalah masa menuju kedewasaan menjadi anak remaja. Dimana setiap anak bisa jatuh cinta. Ketika ia mulai jatuh cinta, iapun mulai berbenah diri. Mulai dari penampilan dll hingga ia merasa sempurna dimata orang yang disukai. Itulah jatuh cinta, karena cinta orang bisa melakukan apa saja.
Sebenarnya kita sekolah untuk mencari ilmu atau mencari jodoh sih?
Jawabannya dua-duanya pastinya.
Karena cinta bisa memberi semangat. Cinta dari siapun, cinta dari Allah, Cinta dari Orang tua bahkan dari pacar.
Kita akan merasakan kehilangan semua itu ketika telah lulus. Merindukan para guru pengajar. Guru yang galak, guru yang lucu, guru yang sering dikerjain muridnya, guru yang paling sabar dan guru yang diidolakan.
Merindukan teman-teman yang selalu menemani dalam sedih maupun duka, merindukan suasana ramai dalam kelas, bersorak ria ketika guru fisika, guru biologi, guru matematika atau guru mapel yang kita tidak suka tidak masuk. Merindukan bolos dikantin, merindukan suasana istirahat membeli pentol, chimol, batagor dll.
Semuanya akan sangat terindukan....
Hanya ada sekali seumur hidup.
Itulah cerita SMAku.

Eksotisme Gili Trawangan

Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gilibar irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini. tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai "Tîr na Nôg" mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada
Trawangan punya nuansa "pesta" lebih daripada Gili meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.
Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.
Pantai Gili Trawangan tak hanya indah tapi juga eksotis. Tak heran kalau turis asing banyak yang jatuh cinta dengan pantai yang terletak di sebelah barat laut Lombok itu. Mereka senang berjemur di pulau yang berpopulasi sekitar 800 jiwa tersebut. Kulit mereka yang putih kemerahan pun berubah menjadi kecoklatan. Warna kulit itulah yang ingin mereka miliki untuk kulitnya.
Ketika menjejakkan kaki pertama kali di pantai itu, saya dihadapkan dengan pemandangan yang biasa saya saksikan dalam film “Baywatch”. Turis-turis berbikini yang berjemur di tengah terik matahari merupakan pemandangan biasa di Pantai Gili Trawangan. Bahkan di antara mereka ada yang melepas penutup dadanya demi mendapatkan warna kulit coklat yang merata pada kulitnya. Secara reflek, mata pun melirik ke pemandangan tak biasa itu sambil senyum-senyum sendiri.

                                    Gili Trawangan

Stevie Wonder

Stevie Wonder memiliki nama asli Steveland Morris lahir di Saginaw, Michigan, AS, 13 Mei 1950. Stevie, dikenal sebagai penyanyi, penulis lagu, produser rekaman dan aktivis sosial.

Penyanyi yang juga dikenal dengan nama Steveland Morris ini telah merekam dan menyanyikan lebih dari 30 hit Top 10, meraih 21 Grammy Award dan pernah menerima Lifetime Achievement Grammy Award. Selain itu, ia juga pernah meraih Oscar untuk kategori Lagu Terbaik, lewat I Just Called to Say I Love YouThe Woman in Red.

Menurut cerita, Stevie lahir secara prematur di Saginaw, Michigan, kemungkinan karena terlalu banyak mendapat oksigen dalam inkubator, menyebakan dirinya menderita kebutaan sejak balita.

Ibunya, Lula Mae Hardaway mendidiknya dengan prinsip kemandirian, meski Stevie mengalami kebutaan, namun saudara-saudaranya tetap memperlakukan dirinya seperti manusia normal. Hardaway, yang juga seorang komposer mengajarkan kemampuan bermusiknya sejak usia dini.

Terkait kehidupan pribadinya, Stevie menikah dengan Syreeta Wright, seorang penyanyi anggota grup musik Wonderlove, yang diririkannya. Berikutnya aktivis partai sosialis ini menikahi Kai Millard Morris, seorang model dan desainer. Dari perkawinan mereka dikaruniai, Mandla Kadjaly Carl Stevland Morris dan Keita Morris, serta anak perempuan Aisha Morris.
 

Kena tilang

Cerita lucu kena tilang

Seorang pegawai terlambat pergi ke kantor, ia tergesa-gesa dengan motornya. Sialnya ditengah jalan terjadi razia dadakan oleh polisi. Prriiittt.., motornya dihentikan oleh polisi. "Mana surat-suratnya!", kata polisi. Sialnya ternyata si pengendara motor itu nggak bawa SIM. "Kamu saya tilang!", seru polisi. "wah, jangan pak, damai saja ya pak..", kata si pengendara sambil memberi uang 20 ribuan. "Ya sudah, kamu pulang lagi, ambil dulu surat kelengkapan yang kurang!". Si pengendara akhirnya pulang untuk mengambil SIM dan kembali berangkat ke kantor untuk bekerja. Priiitttt.., si pengendara diberhentikan polisi lagi. "Ada apa lagi sih pak?", kata si pengendara. "Anda tidak pakai helm!", kata polisi. Sial banget, gara-gara pulang mengambil SIM malah kelupaan helm, akhirnya si pengendara pulang mengambil helmnya setelah terkuras 20 ribu lagi. Di tengah jalan saat kembali ke kantor, priiittttt!, "Nih.. surat-surat lengkap, helm udah bawa, serakah amat, ada apa lagi sih pak?", kata pengendara. "Surat lengkap, helm sudah dipakai.. sekarang motornya mana!!???", seru polisi.

Cerita menyebalkan

Pada waktu itu saya dan teman-teman sedang mengerjakan tugas di sekitar lobi kampus. Tepatnya yaitu di lobi depan sekdos lantai 1. Ketika itu saya sedang duduk sambil mengerjakan tugas di laptop teman saya, kemudian tiba-tiba ada air yang menempel di tas saya, untungnya tas saya berbahan kulit jadi ngga tembus. Saya bertanya kepada teman saya "wah siapa yang meludah sembarangan nihh?!.."dengan nada kesal. Setelah saya sentuh, ternyata air itu adalah air liur seseorang yang meludah dari lantai atas. Kemudian saya langsung membersihkan tas saya dan tidak memakai tas itu lagi. Itulah cerita saya yang  cukup menyebalkan.

Kelinci Ku Tersayang (Bon-Bon)

Kelinci Ku

Bon-Bon, itu adalah nama kelinci saya. Sebelumnya bon-bon memang bukan kelinci peliharaan saya. Pada waktu itu ada seekor kelinci yang jatuh diatap rumah saya, namun keadaannya baik-baik saja. Lalu saya dan kakak saya pun memberinya makanan sayur-sayuran dan kami memberinya minum. Kemudian beberapa hari kemudian ayah saya membuatkan kandang untuk bon-bon. Sejak saat itu kami memelihara bon-bon sampai sekarang. Berikut ini adalah gambar kelinci tersebut:




Waktunya Bebas dari Stres

Waktunya Bebas dari Stres

Waktunya Bebas dari Stres. Masalah yang menumpuk, kemacetan, tuntutan pekerjaan, atau masalah cinta bisa menyebabkan stres. Dalam jangka panjang stres, bisa memicu keluhan psikis dan fisik, baik karena stres yang tidak ada ujungnya maupun karena rendahnya kemampuan beradaptasi kita.
“Stres yang berkepanjangan sudah tentu merugikan karena membuat fisik dan mental kelelahan sehingga kita jatuh dalam keadaan distres (tidak berdaya),
Secara fisiologis, stres akan menyebabkan perubahaan faal pada tubuh, mulai gangguan hormonal, kardiovaskular, pencernaan, hingga sistem imunitas.
“Ada orang yang jadi gampang masuk angin atau kalau stres jadi sering diare, gemetar, atau perutnya mulas. Stres juga bisa menyebabkan penyakit serius, seperti jantung, atau memperburuk diabetes.
Itu sebabnya, stres perlu dikelola agar tidak menimbulkan efek buruk bagi tubuh. Nah, sebelum Anda bertambah stres memikirkan ancaman penyakit, cobalah melakukan hal-hal berikut ini:
Hidup teratur
Rutinitas dalam hidup ternyata bisa menjauhkan kita dari stres. “Rutinitas bukan berarti monoton. Dalam sebuah rutinitas juga ada dinamikanya, ada tantangannya,” kata dr Surjo. Ia menjelaskan, kehidupan yang teratur akan memberikan arah yang jelas. Orang justru stres kalau hanya lontang-lantung. Makanya, orang pensiun banyak yang lebih mudah stres karena bingung bagaimana mengisi harinya.
Keteraturan dalam hidup juga membuat kerja hormon-hormon lebih efektif. Hormon kita bisa bingung, kapan dia harus bekerja atau kapan harus rileks jika hari ini kita cuma tidur dua jam, lalu besok tidur seharian. Lama-lama imunitas tubuh akan menurun sehingga kuman dan virus lebih mudah menyerang.
Olahraga
Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Karena itu, luangkan waktu sedikitnya 30 menit dalam sehari untuk menggerakkan badan. Menurut dr Surjo, ketika berolahraga, kita juga akan memiliki waktu untuk memperhatikan diri sendiri. Oleh sebab itu, kegiatan ini memiliki efek anti stres yang tinggi.
Keseimbangan spiritual
Perlu disadari bahwa kegiatan spiritual bukan cuma hal-hal yang bersifat keagamaan. Setiap aktivitas yang ditujukan untuk lebih menyelami diri sendiri atau berkaitan dengan self, baik itu memahami kesalahan yang dilakukan maupun memuji diri sendiri, merupakan bagian dari spiritualitas.
Melatih keselarasan tubuh dan jiwa, kepasrahan, dan kekhusyukan sudah terbukti bisa meredakan ketegangan-ketegangan yang dirasakan tubuh dan pikiran.
kompas.com Waktunya Bebas dari Stres

Hanya Wanita Sederhana

Dia hanya wanita sederhana
Yang menangis bila sedih hatinya
Yang tersenyum bila kebahagiaan menyapa
Yang memaafkan bila seorang meminta
Yang meminta maaf bila seorang terluka karenanya

Ia hanya wanita sederhana
Yang menghadapi masalah dengan memaafkan
Yang merendahkan hatinya pada yang meninggi
Yang menunduk pada tetua
Yang menyayang pada yang lemah

Ia hanya wanita sederhana
Tidak banyak keinginannya
Tidak banyak harapannya
Hanya ingin dicintai dan mencintai dengan sederhana

TUGAS SOFTSKILL 2

Teknologi Sistem Informasi (TSI) Perbankan


a. Perkembangan teknologi komputer di Perbankan
 
Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankanpun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu / nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti :
- Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller.
- Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
- Penggunaan Database di bank – bank.
- Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.
Dengan adanya jaringan komputer hubungan atau komunikasi kita dengan klien jadi lebih hemat, efisien dan cepat. Contohnya : email, teleconference.
Sedangkan di rumah dapat berkomunikasi dengan pengguna lain untuk menjalin silaturahmi (chatting), dan sebagai hiburan dapat digunakan untuk bermain game online, sharing file. Apabila kita mempunyai lebih dari satu komputer, kita bisa terhubung dengan internet melalui satu jaringan. Contohnya seperti di warnet atau rumah yang memiliki banyak kamar dan terdapat setiap komputer di dalamnya.
Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.

b. Kriteria pemilihan teknologi perangkat lunak perbankan

Kriteria pemilihan software computer perbankan yang baik sesuai dengan kebutuhan bank secara umum berdasarkan pertimbangan-pertimbangan berikut:

1. Kemampuan dokumentasi atau Penyimpanan Data
Jenis dan klasifikasi data bank yang relative banyak harus bisa ditampung oleh software yang akan digunakan, termasuk pertimbangan segi keamanan datanya. Jumlah nasabah serta frekuensi dan jumlah transaksi harian yang besar memerlukan memory computer yang besar, selain memerlukan kecepatan prosesor yang tinggi juga. Sebagai contoh BPR kurang efisien jika menggunakan mesin besar, misalnya AS/400 dalm operasionalnya karena kapasitas dan cakupan geografis BPR biasanya relative kecil.

2. Keluwesan (Flexibility)
Operasional bank selalu berkembang dengan kebutuhan yang berubah-ubah dan mungkin bertambah di kemudian hari walaupun informasi dasarnya tetap sama. Kondisi ini harus bisa diantisipasi oleh perangkat lunak computer sampai batas-batas tertentu. Setiap bank mempunyai system dan prosedur yang mungkin berbeda meskipun data atau informasi dasar yang diolahnya sama. Perangkat lunak computer yang fleksibel dapat digunakan oleh dua bank yang kapasitasnya sama tetapi system dan prosedurnya berbeda.

3. Sistem Keamanan
Sebagai lembaga kepercayaan masyarakat (agent of trusth), bank memerlukan system keamanan yang handal untuk menjaga kerahasiaan data atau keuangan nasabah; serta mencegah penyalahgunaan data atau keuangan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Software computer perbankan yang baik harus menyediakan fasilitas pengendalian dan pengamanan tersebut.

4. Kemudahan penggunaan (user friendly)
Pengertian mudah dioperasikan bukan berarti setiap pemakai (user) bisa mengakses ke software tersebut tetapi petugas yang memang mempunyai kewenangan mudah mengoperasikan proses yang menjadi tanggung jawabnya. Tahap input, proses, dan output yang dilakukan pada software tersebut tidak menjadi penghambat dalam kegiatan perbankan secara keseluruhan. System aplikasi computer yang baik bahkan dapat mendeteksi kesalahan pengoperasian yaitu dengan memberikan error message dan memberikan petunjuk pemecahan masalahnya.

5. Sistem Pelaporan (Reporting system)
Data atau informasi yang dibutuhkan harus bisa disajikan dalam bentuk yang jelas dan mudah dimengerti. Bank memerlukan laporan-laporan yang lengkap dan jelas tersebut terutama dalam proses pemeriksaan (audit) atau penyajian laporan yang bisa dimengerti oleh pihak-pihak yang berkempentingan dengan harapan keuangan setiap bank menjadi lebih transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

6. Aspek Pemeliharaan
Kinerja software perbankan diharapkan relative stabil selama bank beroperasi. Kondisi ini memerlukan aspek pemeliharaaan yang baik, dalam arti secara teknis tidak sulit dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang relative mahal. Pemeliharaan ini juga menyangkut pergantian atau perbaikan teknis peralatan dan modifikasi atau pengembangan software.
 
7. Source Code
Software perbankan biasanya merupakan program paket yang sudah di-compile sehingga menjadi excecutable file. File program tersebut relative tidak bisa dirubah atau dimodifikasi seandainya bank menginginkan perubahan atau fasilitas tambahan dari software tersebut. Kondisi ini bisa diatasi jika pihak bank mempunyai dan memahami software tersevut dalam bentuk bahasa pemrograman aslinya atau source code.

c. Struktur informasi dan hubungan antar sub sistem aplikasi bank

HUBUNGAN ANTAR SUB SISTEM APLIKASI PADA OPERASIONAL BANK

Konsep front office yang lebih mendekati sisi nasabah dan konsep back office yang lebih mendekati sisi bank sebagai lembaga keuangan yang harus mencatat, mendokumentasikan, dan atau mempublikasikan informasi keuangan, menyebabkan system aplikasi perbankan terdiri dari sub-sub system yang saling berkaitan sesuai dengan tahap-tahap pemrosesan dan jenis-jenis data keuangan. Hubungan tersebut bisa dilihat pada gambar berikut.

Minggu, 18 Maret 2012

TUGAS SOFTSKILL 1

1. Bank dan Perbankan

a. Pengertian dan Klasifikasi Bank
Pengertian Bank
Bank adalah sebuah lembaga perantara keuangan yang memiliki wewenang dan fungsi untuk menghimpun dana masyarakat umum untuk disalurkan.
Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Dari definisi bank di atas dapat ditarik kesimpulan, yaitu bank merupakan suatu lembaga dimana kegiatannya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, seperti tabungan, deposito, maupun giro, dan menyalurkan dana simpanan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan, baik dalam bentuk kredit maupun bentuk-bentuk lainnya.
“Bank sebagai perantara keuangan (financial intermediary)”
Maksudnya adalah bank menjadi perantara keuangan antara pihak yang kelebihan dana (surplus unit) dengan pihak yang membutuhkan dana (defisit unit).
“Bank memiliki fungsi sebagai “Agen Pembangunan” (Agent of Development)”
Sebagai badan usaha, bank tidaklah semata-mata mengejar keuntungan (profit oriented), tetapi bank turut bertanggung jawab dalam pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dalam hal ini bank juga memiliki tanggung jawab sosial.
Klasifikasi Bank
Klasifikasi bank berdasarkan fungsi atau status operasi, Klasifikasi bank berdasarkan kepemilikan,  dan Klasifikasi bank berdasarkan segi penyediaan jasa. 

Klasifikasi bank berdasarkan fungsi atau status operasi. 
Bank Sentral
Bank sentral adalah bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya. Bank sentral hanya ada satu sebagai pusat dari seluruh bank yang ada di Indonesia.

Bank Umum atau Bank Komersial
Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.


Klasifikasi bank berdasarkan kepemilikan.
Bank Milik Negara
Adalah bank yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara. Tahun 1999 lalu lahir bank pemerintah yang baru yaitu Bank Mandiri, yang merupakan hasil merger atau penggabungan bank-bank pemerintah yang ada sebelumnya.


Bank Pemerintah Daerah
Adalah bank-bank yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Bank milik Pemerintah Daerah yang umum dikenal adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD), yang didirikan berdasarkan UU Nomor 13 Tahun 1962. Masing-masing Pemerintah Daerah telah memiliki BPD sendiri. Di samping itu beberapa Pemerintah Daerah memiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR).


Bank Swasta Nasional
Setelah pemerintah mengeluarkan paket kebijakan deregulasi pada bulan Oktober 1988 (Pakto 1988), muncul ratusan bank-bank umum swasta nasional yang baru. Namun demikian, bank-bank baru tersebut pada akhirnya banyak yang dilikuidasi oleh pemerintah. Bentuk hukum bank umum swasta nasional adalah Perseroan Terbatas (PT), termasuk di dalamnya Bank Umum Koperasi Indonesia (BUKOPIN), yang telah merubah bentuk hukumnya menjadi PT tahun 1993.


Bank Swasta Asing
Adalah bank-bank umum swasta yang merupakan perwakilan (kantor cabang) bank-bank induknya di negara asalnya. Pada awalnya, bank-bank swasta asing hanya boleh beroperasi di DKI Jakarta saja. Namun setelah dikeluarkan Pakto 27, 1988, bank-bank swasta asing ini diperkenankan untuk membuka kantor cabang pembantu di delapan kota, yaitu Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, Denpasar, Ujung Pandang (Makasar), Medan, dan Batam. Bank-bank asing ini menjalaskan fungsi sebagaimana layaknya bank-bank umum swasta nasional, dan mereka tunduk pula pada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.


Bank Umum Campuran
Bank campuran (joint venture bank) adalah bank umum yang didirikan bersama oleh satu atau lebih bank umum yang berkedudukan di Indonesia dan didirikan oleh warga negara dan atau badan hukum Indonesia yang dimiliki sepenuhnya oleh warga negara Indonesia, dengan satu atau lebih bank yang berkedudukan di luar negeri.


Klasifikasi bank berdasarkan segi penyediaan jasa.
Bank Devisa
Bank devisa (foreign exchange bank) adalah bank yang dalam kegiatan usahanya dapat melakukan transaksi dalam valuta asing, baik dalam hal penghimpunan dan penyaluran dana, serta dalam pemberian jasa-jasa keuangan. Dengan demikian, bank devisa dapat melayani secara langsung transaksi-transaksi dalam skala internasional.


Bank Non Devisa
Bank umum yang masih berstatus non devisa hanya dapat melayani transaki-transaksi di dalam negeri (domestik). Bank umum non devisa dapat meningkatkan statusnya menjadi bank devisa setelah memenuhi ketentuan-ketentuan antara lain: volume usaha minimal mencapai jumlah tertentu, tingkat kesehatan, dan kemampuannya dalam memobilisasi dana, serta memiliki tenaga kerja yang berpengalaman dalam valuta asing.

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/terapan-komputer-perbankan-tugas-1/ 


b. Sifat Industri Perbankan

1. Sebagai salah satu sub-sistem industri jasa keuangan. Bank disebut sebagai jantung atau motor penggerak roda perekonomian suatu negara, salah satu leading indikator kestabilan tingkat perekonomian suatu negara. Jika perbankan mengalami keterpurukan hal ini akan terjadi indikator perekonomian negara ybs sedang sakit.
2. Industri perbankan adalah suatu industri yang sangat bertumpu kepada kepercayaan masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah kepercayaan yang segala-galanya bagi bank. Begitu masyarakat tidak percaya pada bank, bank akan menghadapi “rush” dan akhirnya koleps. Di AS pada abad 19-20, setiap 20 tahun sekali terjadi krisis perbankan sebagai akibat krisis kepercayaan ( Lash, 1987 : 8 ).

Pada dua sifat khusus industri perbankan tersebut, industri perbankan adalah industri yang sangat banyak diatur oleh pemerintah. Revisi serta penegakannya harus dilakukan sangat hati-hati dengan memperhatikan akibat ekonomi dan fungsi perbankan dalam perekonomian negara serta kepercayaan kepada masyarakat yang harus dijaga.

c. Fungsi dan Peranan Bank Secara Umum
 
Fungsi Bank
1. Penghimpun dana Untuk menjalankan fungsinya sebagai penghimpun dana maka bank memiliki beberapa sumber yang secara garis besar ada tiga sumber, yaitu:
  1. Dana yang bersumber dari bank sendiri yang berupa setoran modal waktu pendirian.
  2. Dana yang berasal dari masyarakat luas yang dikumpulkan melalui usaha perbankan seperti usaha simpanan giro, deposito dan tabanas.
  3. Dana yang bersumber dari Lembaga Keuangan yang diperoleh dari pinjaman dana yang berupa Kredit Likuiditas dan Call Money (dana yang sewaktu-waktu dapat ditarik oleh bank yang meminjam)
  4. Penyalur/pemberi Kredit Bank dalam kegiatannya tidak hanya menyimpan dana yang diperoleh, akan tetapi untuk pemanfaatannya bank menyalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada masyarakat yang memerlukan dana segar untuk usaha. Tentunya dalam pelaksanaan fungsi ini diharapkan bank akan mendapatkan sumber pendapatan berupa bagi hasil atau dalam bentuk pengenaan bunga kredit. Pemberian kredit akan menimbulkan resiko, oleh sebab itu pemberiannya harus benar-benar teliti dan memenuhi persyaratan. Mungkin Anda pernah mendengar beberapa bank dilikuidasi atau dibekukan usahanya, salah satu penyebabnya adalah karena banyak kredit yang bermasalah atau macet.
  5. Penyalur dana-dana yang terkumpul oleh bank disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk pemberian kredit, pembelian surat-surat berharga, penyertaan, pemilikan harta tetap.
  6. Pelayan Jasa Bank dalam mengemban tugas sebagai “pelayan lalu-lintas pembayaran uang” melakukan berbagai aktivitas kegiatan antara lain pengiriman uang, inkaso, cek wisata, kartu kredit dan pelayanan lainnya.
Adapun secara spesifik bank bank dapat berfungsi sebagai agent of trust, agent of development dan agen of services.
1. Agent Of Trust
Yaitu lembaga yang landasannya kepercayaan. Dasar utama kegiatan perbankkan adalah kepercayaan ( trust ), baik dalam penghimpun dana maupun penyaluran dana. Masyarakat akan mau menyimpan dana dananya di bank apabila dilandasi kepercayaan. Dalam fungsi ini akan di bangun kepercayaan baik dari pihak penyimpan dana maupun dari pihak bank dan  kepercayaan ini akan terus berlanjut kepada pihak debitor. Kepercayaan ini penting dibangun karena dalam keadaan ini semua pihak ingin merasa diuntungkan untuk baik dari segi penyimpangan dana, penampung dana maupun penerima penyaluran dana tersebut.

2. Agent Of Development
Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Kegiatan bank berupa penghimpun dan penyalur dana sangat diperlukan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil. Kegiatan bank tersebut memungkinkan masyarakat melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi, serta kegiatan konsumsi barang dan jasa, mengingat bahwa kegiatan investasi , distribusi dan konsumsi tidak dapat dilepaskan dari adanya penggunaan uang. Kelancaran kegiatan investasi, distribusi, dan konsumsi ini tidak lain adalah kegiatan pembangunan perekonomian suatu masyarakat.

3. Agent Of Services
Yaitu lembaga yang memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi. Disamping melakukan kegiatan penghimpun dan penyalur dana, bank juga memberikan penawaran jasa perbankan yang lain kepada masyarakan. Jasa yang ditawarkan bank ini erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian masyarakat secara umum.

Peranan Bank
Dalam menjalankan kegiatannya bank mempunyai peran penting dalam sistem keuangan, yaitu :
1. Pengalihan Aset (asset transmutation)
Yaitu pengalihan dana atau aset dari unit surplus ke unit devisit. Dimana sumber dana yang diberikan pada pihak peminjam berasal pemilik dana yaitu unit surplus yang jangka waktunya dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik dana. Dalam hal ini bank berperan sebagai pangalih aset yang likuid dari unit surplus (lender) kepada unit defisit (borrower).

2. Transaksi (transaction)
Bank memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku ekonomi untuk melakukan transaksi. Dalam ekonomi modern, trnsaksi barang dan jasa tidak pernah terlepas dari transaksi keuangan. Untuk itu produk-produk yang dikeluarkan oleh bank (giro, tabungan, depsito, saham dan sebagainya)merupakan pengganti uang dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran.

3. Likuiditas (liquidity)
Unit surplus dapat menempatkan dana yang dimilikinya dalam bentuk produk-produk berupa giro, tabungan, deposito, dan sebagainya. Produk-produk tersebut masing-masing mempunyai tingkat likuiditas yang berbeda-beda. Untuk kepentingn likuiditas para pemilik dana dapat menempatkan dananya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingannya. Dengan demikian bank memberikan fasilitas pengelolaan likuiditas kepada pihak yang mengalami surplus likuiditas dan menyalurkannya kepada pihak yang mengalami kekurangan likuiditas.

4. Efisiensi (efficiency)
Peranan bank sebagai broker adalah menemukan peminjam dan pengguna modal tanpa mengubah produknya. Disini bank hanya memperlancar dan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan. Adanya informasi yang tidak simetris (asymmetric information) antara peminjam dan investor menimbulkan masalah insentif. Peran bank menjadi penting untuk memecahkan masalah insentif tersebut. Untuk itu jelas peran bank dalam hal ini yaitu menjembatani dua pihak yang saling berkepentingan untuk menyamakan informasi yang tidak sempurna, sehingga terjadi efisiensi biaya ekonomi.

d. Peranan Bank Indonesia Dalam Perbankan

Tujuan BI adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut BI mempunyai 3 tugas utama, yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi bank. Dalam rangka menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter tersebut, BI berwenang menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkan. Perlu dikemukakan bahwa tugas pokok BI berubah sejak diterapkannya undang-undang tersebut, yaitu dari multiple objective (mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan memelihara kestabilan nilai rupiah) menjadi single objective (mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah). Dengan demikian tingkat keberhasilan BI akan lebih mudah diukur dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
e. Deregulasi Perbankan Indonesia
 
Deregulasi Perbankan Indonesia adalah keadaan dimana terjadinya perubahan peraturan dalam perbankan, khususnya di Indonesia. Hal ini terjadi karena belum tangguhnya keadaan perbankan Indonesia, disebabkan perbankan Indonesia adalah warisan dari negara penjajah di Indonesia sehingga tidak memiliki kemampuan untuk mengelola perbankan dengan baik dan Indonesia memang tidak didasari untuk belajar dari negara-negara lain yang sudah lebih lama mengatur soal bank.
Deregulasi ini dimaksudkan dengan tujuan membuat suasana perbankan di Indonesia lebih stabil. Maka dibuatlah kebijakan – kebijakan yang mengatur tentang perbankan Indonesia. Mulai dari 1 juni tahun 1983 yang memberikan keleluasaan kepada bank-bank untuk menentukan suku bunga deposito. Dilanjutkan dengan  Paket Kebijakan 27 Oktober 1988 (Pakto 88) hanya dengan modal Rp 10 milyar maka seorang pengusaha bisa membuka bank baru sehingga pada masa itu meledaklah jumlah bank di Indonesia. Lalu  Paket Februari 1991 (Paktri) yang berupaya mengatur pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan sehingga diharapkan peningkatan kualitas perbankan Indonesia. UU Perbankan baru No 7 menggarisbawahi soal peniadaan pemisahan perbankan berdasarkan kepemilikan. Hingga Pakmei pemerintah berharap mengucurkan kredit, sehingga dunia usaha tidak lesu lagi dan industri otomotif bisa bergairah kembali, dan terakhir dikeluarkannya PP No 68 tahun 1996, PP ini sangat menguntungkan para nasabah karena nasabah bank akan tahu persis rapor banknya.
Deregulasi perbankan sudah digulirkan sejak 14 tahun lalu. Kesan bongkar pasang itu tak terhindarkan. Bahkan, dari dampak yang kini terasa yaitu goyahnya sejumlah bank swasta, sangat terasa bahwa aturan-aturan perbankan Indonesia memang tak didasari pengalaman negara-negara lain yang sudah lebih lama mengatur soal-soal bank.
Deregulasi perbankan yang dikeluarkan pada 1 Juni 1983 mencatat beberapa hal. Di antaranya: memberikan keleluasaan kepada bank-bank untuk menentukan suku bunga deposito. Kemudian dihapusnya campur tangan Bank Indonesia terhadap penyaluran kredit. Deregulasi ini juga yang pertama memperkenalkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SPBU). Aturan ini dimaksudkan untuk merangsang minat berusaha di bidang perbankan Indonesia di masa mendatang.
Lima tahun kemudian ada Paket Kebijakan 27 Oktober 1988 (Pakto 88) yang terkenal itu. Pakto 88 boleh dibilang adalah aturan paling liberal sepanjang sejarah Republik Indonesia di bidang perbankan. Contohnya, hanya dengan modal Rp 10 milyar maka seorang pengusaha bisa membuka bank baru. Dan kepada bank-bank asing lama dan yang baru masuk pun diijinkan membuka cabangnya di enam kota. Bahkan bentuk patungan antar bank asing dengan bank swasta nasional diijinkan. Dengan demikian, secara terang-terangan monopoli dana BUMN oleh bank-bank milik negara dihapuskan.  Bahkan, beberapa bank kemudian menjadi bank devisa karena persyaratan untuk mendapat predikat itu dilonggarkan. Dengan berbagai kemudahan Pakto 88, meledaklah jumlah bank di Indonesia.
Banyaknya jumlah bank membuat kompetisi pencarian tenaga kerja, mobilisasi dana deposito dan tabungan jugase makin sengit. Ujung-ujungnya, karena bank terus dipacu untuk mencari untung, sisi keamanan penyaluran dana terabaikan, dan akhirnya kredit macet menggunung. Kondisi ini kemudian memunculkan Paket Februari 1991(Paktri) yang mendorong dimulainya proses globalisasi perbankan.
Salah satu tugasnya adalah berupaya mengatur pembatasan dan pemberatan persyaratan perbankan dengan mengharuskan dipenuhinya persyaratan permodalan minimal 8 persen dari kekayaan. Yang diharapkan dalam paket itu adalah akan adanya peningkatan kualitas perbankan Indonesia. Dengan mewajibkan bank-bank memenuhi aturan penilaian kesehatan bank yang mempergunakan formula kriteria tertentu, tampaknya paket itu tidak bisa menghindari kesan sebagai produk aturan yang diwarnai trauma atas terjadinya kasus kolapsnya Bank Perbankan Asia, Bank Duta, dan Bank Umum Majapahit.
Setelah itu, lahir UU Perbankan baru bernomor 7 tahun 1992 yang disahkan oleh Presiden Soeharto pada 25 Maret 1992. Undang Undang itu merupakan penyempurnaan UU Nomor 14 tahun 1967. Intinya, UU itu menggarisbawahi soal peniadaan pemisahan perbankan berdasarkan kepemilikan. Kalau UU yang lama secara tegas menjelaskan soal pemilikan bank/pemerintah, pemerintah daerah, swasta nasional, dan asing. Mengenai perizinan, pada UU lama persyaratan mendirikan bank baru ditekankan pada permodalan dan pemilikan. Pada UU yang baru, persyaratannya meliputi berbagai unsur seperti susunan organisasi, permodalan, kepemilikan, keahlian di bidang perbankan, kelayakan kerja, dan hal-hal lain yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan pertimbangan Bank Indonesia.
Untuk mengurangi sebagian kendala yang dihadapi perbankan dalam melakukan ekspansi kredit dan koreksi terhadap Paktri yang begitu mengekang bank, pemerintah mengeluarkan Paket 29 Mei 1993 (Pakmei). Dengan Pakmei itu, pemerintah berharap mengucurkan kredit, sehingga dunia usaha tidak lesu lagi dan industri otomotif bisa bergairah kembali. Disebutkan dalam Pakmei ini pencapaian CAR (capital adiquacy ratio)– atau perimbangan antara modal sendiri dan aset — sesuai dengan ketentuan adalah 8 persen. Kemudian penyempurnaan lain pada paket itu adalah ketentuan loan to deposit ratio (LDR).
Aturan yang terakhir diluncurkan adalah Peraturan Pemerintah (PP) No. 68 tahun 1996 yang ditanda tangani Presiden RI pada 3 Desember 1996. Belajar dari pengalaman Bank Summa, PP ini sangat menguntungkan para nasabah karena nasabah bank akan tahu persis rapor banknya. Dengan begitu, mereka bisa ancang-ancang jika suatu saat banknya sedang goyah atau bahkan nyaris pailit.